Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tuesday, November 2, 2010

Nasihat Syekh Nazim agar jaga kesihatan....


A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin
Dan apabila aku sakit, Dialah yang akan menyembuhkanku.” [QS 26:80]

Ketahuilah hadirin sekalian cara mencegah penyakit yang terbaik adalah dengan beriman kepada Allah SWT dan yakin bahawa segala yang terjadi adalah atas Kehendak-Nya.
Beberapa penyakit diberikan sebagai hukuman atas ketidak patuhan seseorang, sebahagian lagi sebagai ujian dan Tarbiyah Allah SWT, Allah SWT akan melihat apakah hamba-Nya menerima Kehendak-Nya dan tetap menjaga keimanannya dalam segala keadaan.

Allah SWT menguji hamba-Nya dengan berbagai cara, dengan keburukan dan kebaikan, kekayaan dan kemiskinan, kesehatan dan penyakit, kekuatan dan kelemahan, kemudahan dan kesulitan, serta kemuliaan dan kehinaan. Sebagai Tuhan dari seluruh umat manusia Dia berhak melakukannya dan Dia melihat apakah kita teguh dalam kepatuhan sebagai hamba atau apakah kita berubah dengan keadaan tersebut. 

Kita harus percaya kepada qadar qadar, Penetapan Ilahiah, penetapan tujuan masing-masing melalui Kebijaksanaan dan Kehendak-Nya. Selain itu sangat penting untuk menjaga sunnah Rasulullah SAW.

Suatu ketika Rasulullah SAW mengirim surat kepada Raja Mesir. Beliau mendapat bantuan seperti seorang doktor, pelayan, dan seekor keledai. Rasulullah SAW menerimanya dengan berkata, “Kami memerlukan pelayan untuk melayani semua tamu yang berkunjung, keledai dapat digunakan untuk mengangkut barang-barang, tetapi Kami tidak memerlukan doktor.” Doktor itu menolak pergi dengan alasan ia telah diperintahkan Raja untuk mengabdi. Akhirnya doktor itu diizinkan untuk tinggal selama ia inginkan. Ia tinggal selama setahun sebelum kemudian memutuskan untuk pergi. “Selama setahun Aku di sini tak seorang pun yang datang untuk berubat, walaupun hanya sakit kepala, sakit gigi, atau sakit perut,” katanya kepada Rasulullah SAW. Beliau menjawab, “Ya, sebab mereka tidak pernah makan sebelum merasa lapar dan makan dengan menu yang seimbang dan tidak makan sampai perutnya penuh tetapi selalu ada ruang yang dikosongkan.” Doktor itu berkata lagi, “Engkau benar! Dengan cara seperti itu tak satu pun penyakit yang akan datang.” 

Penyebab utama datangnya penyakit berasal dari perut yang kekenyangan. Pada hari  ini perut orang-orang selalu penuh namun begitu mereka tetap ingin makan dan minum sesuatu yang lain, bagaikan sapi atau kerbau, mereka tidak pernah berhenti.

Itu adalah ciri khas haiwan sahaja, selalu ingin makan, minum, dan merokok, mereka tidak pernah mahu mengistirahatkan perutnya. Puasa adalah jalan menuju sihat.

Jika kamu merasa ingin makan, bersabarlah sebentar lalu makan sedikit, gigitan yang sedikit itu akan terasa seperti gigitan yang besar. 

Jika kamu menderita penyakit, kamu harus mengambil hikmah sesuai dengan keimanan kamu. Iman yang kuat membatu kamu untuk bersabar. Bayangkan, Nabi Ayub AS kehilangan kekayaan dan kesihatannya tetapi beliau tidak pernah berputus asa kerana Ayub AS tahu penyakit adalah satu Tarbiyah dari Tuhan-Nya Beliau tetap bersabar dan teguh dalam imannya sehingga meletakkan kembali ulat yang keluar dari tubuhnya berkat kesabaran dan keimanannya itu Allah SWT telah menyembuhkanya... Allahu Haq

No comments: